Setelah Debora Meninggalkan Mitra

Tangisan Henny Silalahi masih terngiang-ngiang di telinga Rudianto Simanjorang. Ahad dua pekan lalu, ia me nyaksikan istrinya itu menangis histeris saat mengetahui anak bungsu mereka, Tiara Debora Simanjorang, meninggal di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat. Ayah lima anak ini tak kuasa menahan air mata saat menceritakan peristiwa ketika istrinya mendekati tubuh Debora yang terbujur kaku di atas ranjang rumah sakit.

Perempuan 37 tahun itu beberapa kali mencoba membangunkan anaknya tersebut. ”Bangun Nak, bangun Nak,” ujar Rudianto menirukan ucapan istrinya, Kamis pekan lalu. Tak lama setelah itu, kata Rudianto, tangis istrinya kembali pecah. Di usianya yang baru menginjak empat bulan, Debora meninggal karena tak kunjung mendapat perawatan di ruang unit pelayanan intensif untuk kesehatan anak (pediatric intensive care unit) Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Sapi Masak Tiram Pedas ala Nasi Tumpeng Jakarta

Sapi Masak Tiram Pedas ala Nasi Tumpeng Jakarta – Bahan: 350 gr daging sapi, potong-potong 2×2 cm 2 bh cabai merah, iris halus memanjang 1 bh cabai hijau, iris halus memanjang 1 sdm saus tiram 1/2 sdt kecap manis 1 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 400 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 2 btr kemiri, sangrai 5 btr bawang merah 2 siung bawang putih 2 bh cabai merah besar 2 bh cabai keriting

Cara Membuat Untuk 2 porsi: 1. Tumis bumbu halus hingga harum. 2. Masukkan daging. Aduk hingga berubah warna. Tuang saus tiram dan kecap manis. Aduk rata. 3. Bubuhi garam dan gula pasir. Aduk rata. Tuang air. Masukkan cabai merah dan cabai hijau. 4. Masak sambil sesekali diaduk hingga matang.

Tumis Kecipir Rebon Gurih

Bahan: 150 gr kecipir, potong-potong 2 bh wortel, iris serong 4 bh jamur merang, iris 4 bagian 1 bh cabai merah keriting, iris serong 2 btr bawang merah, iris halus 2 siung bawang putih, iris halus 1 sdm saus tiram 3 sdm rebon, seduh 1/2 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 200 ml air 1 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat Untuk 4 Porsi: 1. Tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan rebon hingga harum. 2. Bubuhi saus tiram, garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata. Masukkan kecipir dan wortel. Aduk rata. Masak hingga setengah layu. 3. Masukkan jamur merang. Tuang air. Masak sambil sesekali diaduk hingga semua bahan matang.

Telur Pitan Telur pitan merupakan olahan telur ayam atau telur bebek yang difermentasi dengan cara dibalut di dalam tanah liat, abu, sekam, dan kalium oksida. Proses fermentasinya yang cukup lama menghasilkan telur yang berwarna bening kecokelatan bahkan kehitaman, dengan tekstur kenyal. Telur ini sangat nikmat disantap bersama bubur yang banyak tersedia di restoran oriental.

Sumber : https://salamacatering.com/

Doktor Karbitan Kampus Guru Bag3

Dinamai blok Kendari karena semua mahasiswanya berasal dari daerah itu. Semuanya angkatan 2014 dan rata-rata adalah pejabat di sana. Di antaranya Gubernur Sulawesi Tenggara (nonaktif) Nur Alam, yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi karena kasus korupsi izin pertambangan. Tim Evaluasi menerima laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa para pejabat asal Kendari itu tiba-tiba saja diwisuda menjadi doktor.

Nur Alam, misalnya, diwisuda pada 6 September 2016. Salah satu kecurigaan terkait dengan daftar absensi para mahasiswa. Tempo memperoleh salinan hasil audit forensik Syibly. Dalam dokumen itu disimpulkan terjadi manipulasi tanda tangan mahasiswa dan dosen di daftar hadir. Mahasiswa juga diketahui hanya dua kali mengikuti kuliah tatap muka per semester.

Doktor Karbitan Kampus Guru Bag2

Syibly Avivy A. Mulachela hanya perlu waktu dua jam untuk menguji keaslian daf tar hadir 15 mahasiswa stra ta tiga (S-3) Jurusan Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), awal Oktober tahun lalu. Direktur Lembaga Kursus dan Pelatihan Grafologi Indonesia itu menganalisisnya dengan cara membandingkan beberapa daftar absen mahasiswa dengan 29 berkas perkuliahan, yang di dalamnya terdapat tanda tangan mahasiswa dan dosen.

”Setelah diaudit, ditemukan kejanggalan pada daftar absen semester itu,” kata Syibly saat ditemui Tempo di Bandung, Rabu dua pekan lalu. Tapi ia enggan menyebutkan temuannya itu. Syibly diminta Tim Evaluasi Kinerja Akademik bentukan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengecek keabsahan daftar hadir mahasiswa doktor UNJ, khususnya blok Kendari.

Nutrisi Tumbuh Kembang Anak

Beberapa waktu lalu, TRANS7 (Parents) Club dan Program Modern Moms menyelenggara kan yang bertajuk “Nutrisi saat Tumbuh Kembang Anak” talkshow yang berisi pemaparan, contoh-contoh kasus serta gambaran mengenai proses tumbuh kembang anak, dari 0 bulan hingga 5 tahun. Talkshow tersebut dilaksanakan di Prestige Music & Lounge, Kemang.

“ lowongan kerja di Jepang gratis dengan cara magang ke Jepang untuk lulusan SMA/SMK “ ~ upstory ~

Talkshow menghadirkan beberapa pakar gizi anak yaitu, Ratih Zimer Ganda Setiawan Dipl. Phys. Th dan DR. (Cand) Sitti Hikmawatty, S. ST, M.Pd dengan Kamidia Radisti sebagai moderator. Talkshow memaparkan mengenai nutrisi yang dikonsumsi saat awal tumbuh kembang anak dan dampak terhadap perkembangan otak, pertumbuhan fisik dan perkembangan organ metabolik beserta contoh-contoh kasus yang terjadi jika anak kekurangan nutrisi pada masa tumbuh kembang.

Selanjutnya, ada sesi yang menitikberatkan pada stimulasistimulasi penting sensor motorik yang harus dilatih saat tumbuh kembang anak, sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan dan kinerja otak mulai usia 0-5 tahun. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan pada kegiatan dan alat-alat yang dapat membantu dalam proses stimulasi, contoh-contoh kasus mengapa anak membutuhkan stimulasi pada sensor motorik, dan dampak yang terjadi setiap usia bila tidak melakukan stimulasi.

Modern Moms TRANS7 (Parents) Club merupakan kegiatan yang menawarkan kepada anggota TRANS7 Club yang memiliki minat dalam dunia parenting, mulai diskusi mengenai pola mengasuh anak, perkembangan dan kesehatan anak hingga memba has isu-isu terkini yang tejadi di lingkungan dunia anak. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TRANS7 untuk meningkatkan wawasan orangtua mengenai parameter yang berharga dalam memantau pertumbuhan seorang anak.

Menyesuaikan Level Ngantuk

“Kalau Malika udah pasang muka datar tanpa ekspresi, itu tandanya dia sudah ngantuk. Mau di-becandain kayak apa juga, dia akan tetap dengan wajah datarnya, plus bibirnya manyun. Tapi walaupun begitu, dia masih bisa bermain, he he he… lucuya. Tapi kalau level ngantuk-nya semakin berat, Malika akan garuk-garuk kepala dan ngucek-ngucek matanya. Biasanya, sih, kalau sudah sampai pada level ini, dia mulai rewel dan gak mau lepas dari saya sambil narik narik baju minta nenen.” Eka Rahmadina, mama dari Malika Adriana (13 bulan).

 

Pantau Tekanan Darah

Masuk trimester akhir, secara alami tekanan darah mamil akan sedikit naik, tepatnya memasuki bulan ke-7 kehamilan. Waspadai gejala-gejala khasnya, seperti sakit kepala berat, penglihatan kabur, bengkak berlebihan pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki, atau pertambahan berat badan yang terlalu banyak. Bila tidak dipantau dengan cermat, mamil bisa mengalami gangguan preeklamsia, yang biasanya memang didahului dengan tekanan darah dan level protein pada urine yang tinggi selama kehamilan.

“ program beasiswa kuliah di Jerman gratis untuk melanjutkan studi S2-S3 “ ~ upstory.org ~

Ukuran Janin Pengaruhi Risiko Kematian Dalam Rahim

Janin yang tergolong terlalu kecil untuk usia kehamilan berisiko 3-4 kali lipat lebih besar untuk mengalami kematian dalam rahim, dibandingkan janin dengan ukuran normal. Selain itu, ukuran yang terlalu besar juga memiliki risiko serupa, demikian menurut studi yang dimuat di jurnal PloS Medicine. Berdasarkan temuan ini, peneliti menganjurkan para dokter untuk dengan cermat memeriksa ukuran janin serta melihat apakah sudah sesuai dengan usia kehamilan. Dengan demikian, risiko kematian dalam rahim bisa terhindari.

1001 Alasan

“Putriku anak yang unik, dia punya 1001 alasan kalau disuruh tidur. Bilang kepanasanlah, gatal digigit nyamuklah, pengin minum susulah, masih pengen mainlah. Pokoknya, tingkahnya ngeseliiin, deh. Tapi, dia ujung-ujungnya nyerah juga sama kantuknya dan berujung dibuai di atas ayunannya. Itulah putriku.” Rini Asmarani, mama dari Zahra Nadhifah Andini (2)

Banyak Permintaan

“Dede kalo udah mengantuk biasanya ngajak Bunda ke kamar sambil menunjuk ke arah kamar sembari berkata, ‘Nda… nana… enen?’ Tapi pas mau mulai nenen, Dede suka menengadahkan kedua tangannya, ‘Bla… bla… amiin.’ Ceritanya, ia berdoa sebelum nenen dan tidur. Setelah itu. ‘Nda….’ sambil goyang-goyangkan sebelah tangannya. Hemm, dia minta dikipasi. Jadinya Bunda kipas-kipas Dede. Terus Dede akan menengadahkan tangan lagi atau angguk-angguk kepala. Nah, ini isyarat meminta saya bacakan surat-surat Alquran yang pendek, seperti Al-Ikhlas. Saat dibacakan, dia akan diam. Lama-lama tidur, deh. Tapi kadang kala kalau masih ingin main atau lagi banyak orang, dia maunya main dulu seperti tadi.” Nova Indriyani, mama dari Aria Fahri Pratama (17 bulan).

Toast dan Duel Kipas Bag10

Terakhir kali saat menggarap Arka Suta, ia bisa menghadirkan kematian Karna secara mengharukan. Karna rebah di tangan Kunti, sebagaimana Kristus rebah di lengan Maria dalam pose-pose pieta. Hal itu mengingatkan pada Retno Maruti, sang ibu yang juga biasanya membawa karyanya ke klimaks kematian menggigit. Liris. Sekaligus tragis. Kita ingat Ki Ageng Mangir dalam Sekar pembayun.

Ia duduk menghadap Panembahan Senapati, sang raja, ayah Pembayun. Ia bersimpuh. Dan panggung langsung berwarna merah. Seperti terpotong, tarian pun selesai. Sebuah akhir yang menghunjam. Tanpa diperagakan pun, kita akan tahu itu darah Mangir. Malam itu, kita melihat adegan Yuni dikepung dan Kelaswara dikeroyok. Berbagai formasi duel berjejer, diagonal, atau melingkar ditampilkan Rury.

Toast dan Duel Kipas Bag9

Dalam versi keraton, saat adegan peperangan, penari biasanya membawa properti cundrik, keris, atau gandewa. Namun Rury menggunakan kipas. Di sini inovasi dia terlihat. Di tangan Rury, kipas berubah menjadi alegori senjata tajam. Harus diakui suara ”prakkk” gemeretak kipas yang dibuka dan ditutup serta deru sabetan membuat suasana gereget dan tak hambar.

Juga membangkitkan imajinasi tentang perang itu. Kusumo mung paduko Kang pantes ambo sumawinto Kebas trabas ing ngayudho Sirno kang candolo Toto raharjo Para penari dari dua kelompok samasama menyanjung Wong Agung. Sampai akhirnya terjadi duel. Duel yang berakhir kematian juga menjadi kekuatan Padnecwara. Cara Rury kini membawa adegan duel ke arah kematian menjadi hal yang menarik.

Bubur Samarinda ala Nasi Kotak Jakarta

Bubur Samarinda ala Nasi Kotak Jakarta – Bahan: 150 gr beras 2 btg serai, memarkan 1/2 cm jahe, memarkan 1.750 ml air Bahan Kuah: 1.000 ml santan dari 1 btr kelapa 1 btg serai, memarkan 2 lbr daun salam 1 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 2 cm kunyit, bakar 2 btr kemiri, sangrai 5 btr bawang merah 2 bh cabai merah keriting 1 cm lengkuas 1/4 sdt jintan 1/2 sdt ketumbar 1/2 cm kencur Bahan Pelengkap: 150 gr hati ayam, goreng 2 btr telur rebus, belah 6 bagian 2 bh tomat, belah 6 bagian 2 btg daun seledri, iris halus 150 gr emping, goreng 2 sdm bawang goreng 3 sdm kecap manis 2 bh jeruk nipis, potong-potong

Cara Membuat Untuk 4 porsi : 1. Masak beras, serai, bersama jahe dalam air sampai meresap serta kental. Sisihkan. 2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus hingga harum. Sisihkan. 3. Rebus santan, serai, dan daun salam. Bubuhi garam dan merica bubuk. Masak sambil diaduk hingga matang. Masukkan tumisan bumbu halus ke dalam santan. Masak sambil diaduk hingga mendidih. 4. Tuang bubur ke dalam mangkuk. Tuang kuah. Sajikan bersama bahan pelengkap.

Yuk, Berkenalan dengan Robot Peracik Teh! Warga Jepang kini tak perlu repot lagi meracik teh untuk sebuah upacara tradisional minum teh. Pasalnya, saat ini sudah ada robot khusus yang bisa meracik teh sekaligus menyajikannya. Padahal, warga Jepang sendiri perlu waktu bertahun-tahun lamanya untuk mempelajari Sado (seni pembuatan teh), lo. Namun robot peracik teh yang diberi nama Sado Robo 151A ini, bisa dengan mudah meracik teh. Proses pertama yang dilakukan Sado Robo adalah menuang air panas dari teko kayu ke mangkuk teh. Selanjutnya, ia akan mengambil bubuk teh hijau dan memasukkannya ke dalam mangkuk teh yang sudah diisi air panas. Proses pengadukan teh menggunakan bambu, selama 20 detik hingga teh berbuih dan siap disajikan. Hmm, menarik, ya!

Sumber : https://salamacatering.com/

Main Dorong-Dorongan

Bagi anak usia dini, bermain adalah suatu proses belajar untuk merangsang kecerdasannya: melatih otot-otot, mengasah indra, mengeksplorasi dunia sekitar, menguasai bahasa, bernalar, bersosialisasi, dan mengenal diri sendiri. Permainan ringan tapi seru ini akan membuat si kecil merasa dekat dengan orangtuanya. Kedekatan ini sangat pen ting untuk perkembangan emosi ke arah stabil. CARA BERMAIN: 1. Posisikan diri Mama/Papa dan si kecil saling berhadap-hadapan, atau bisa juga Mama/Papa berdiri membelakangi anak. 2. Kemudian ucapkan, “Ayo, dorong Mama/Papa!”, “Ayo, dorong lebih keras!” 3.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Setelah itu berpura-puralah Mama/ Papa terdorong, seolah-olah dorong an anak begitu kuat sehingga Mama/Papa tak bisa menahannya. 4. Setelah beberapa langkah terdorong, berpura-puralah terjatuh; bisa jatuh ke lantai atau bersandar di dinding. Sambil berkata, “Aduh, Mama/Papa terjatuh. Dorongan Adek kuat sekali.”

Kecerdasan Yang Dikembangkan

Kecerdasan Interpersonal

Anak butuh jalinan kedekatan dengan orangtuanya. Bila kedekatan bisa dijalin dengan baik, tentu pertumbuhan ke cerdasan emosinya akan lebih kondusif. Anak melihat kalau orangtuanya begitu peduli dengan dirinya, orangtuanya punya waktu untuk bermain dengannya. Hal inilah yang membuat anak merasa disayangi, aman, dan nyaman berada di tengah tengah orangtuanya. Emosi anak akan lebih stabil sehingga dia tidak mudah rewel bila ditinggalkan orangtua.

Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Dalam permainan ini dibutuhkan kemam puan berjalan, menggerakkan tangan, dan tenaga untuk mendorong. Bila permainan ini sering dilakukan tentu akan membantu anak meningkatkan keterampilan motoriknya.

Kecerdasan Bahasa

Lewat ucapan-ucapan sederhana yang orangtua lontarkan, anak belajar beberapa kosakata. Ini sangat baik untuk perkembangan kemampuan berbahasa nya. Mungkin saja anak akan meniru kata-kata yang orangtua ucapkan sehingga secara tak langsung orangtua melatih kemampuan berbahasanya.

Kecerdasan Intrapersonal

Jika kita memperlihatkan mimik senang dalam permainan ini, anak akan belajar memahami emosi emosi, yang bisa diterapkan olehnya pada situasi yang tepat.

Kecerdasan Moral

Jika anak melihat Mama/Papa jatuh dan pura-pura sakit dengan memperlihatkan mimik sakit, maka anak akan belajar bahwa suatu perbuatan bisa menimbul kan akibat-akibat pada orang lain. Anak belajar bahwa mendorong bisa saja membuat orang lain sakit.

Sumber : https://ausbildung.co.id/