Meringkuk Gara-Gara Facebook bag3

Pelaporan ini mengagetkan Dodi. Menurut Ikhwaluddin, pengacara Dodi lainnya, kliennya jarang membuka Facebook karena sibuk. Di samping aktif di KNPI, Dodi bekerja sebagai manajer Candi Hotel di Medan. ”Dodi baru tahu ada tautan itu di akunnya setelah diperiksa polisi,” ujar Ikhwaluddin. Kepada polisi, Dodi mengaku tak tahu akun Facebook dia menerima tautan berita yang merugikan Anif.

Karena itu, ia tak menghapus tautan berita pada akun Facebook yang kini tak bisa diakses lagi tersebut. Dia pun menyangkal membagi tautan berita sebelumnya. Waktu itu Dodi juga menyerahkan bukti cetakan e-mail yang berisi pemberitahuan tentang upaya peretasan atas akun Facebook dia. ”Setidaknya ada lima kali alert selama Oktober-Desember 2015 itu,” kata Qodirun. Polisi menjerat Dodi dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *