Tip Puasa Bebas Problem Tenggorokan

Spesialis THT di RS Meilia Cibubur, dr. Selfi yanti Bimantara, SpTHT-KL, memberikan tip berikut ini agar kita terbebas dari problem tenggorokan selama berpuasa. ? Istirahat cukup. ? Berhenti merokok atau kurangi kontak dengan perokok. Asap rokok akan mengiritasi dinding tenggorokan.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

? Hindari banyak minum es dan makanan yang digoreng serta berminyak saat sahur dan berbuka puasa. ? Jaga kelembapan tenggorokan dengan minum minimal enam gelas air putih atau lebih setiap hari. ? Kurangi kontak dengan binatang peliharaan ataupun bahan-bahan yang bisa membuat alergi.

? Hindari kontak langsung dengan orang yang terserang radang tenggo rokan atau flu. Bila terpaksa berbincang dengan penderita radang teng gorokan, tutup mulut menggunakan saputangan dan cucilah tangan sebelum makan atau minum agar terhindar dari bakteri dan virus yang menyebar. Jika radang tenggorokan ringan mulai menyerang: ? Berkumur dengan larutan antiseptik atau ramuan buatan sendiri, yaitu masukkan ¼ sendok teh garam ke dalam ½ cangkir air putih hangat.

? Campur madu dan lemon ke dalam segelas air panas. Biarkan dingin sebelum diminum. Madu bermanfaat meringankan sakit tenggorokan, sedangkan lemon membantu mengurangi lendir. ? Isap permen, tak harus permen pelega tenggorokan. Permen biasa juga bermanfaat karena mendorong produksi air ludah. Air liur ini yang akan membasuh dan membersihkan tenggorokan.

? Lakukan terapi aroma. Dahulu, minyak esensial digunakan untuk mem bunuh bibit penyakit. Teteskan minyak esensial ke dalam tung ku aromaterapi untuk member sihkan ruangan dari bibit pe nyakit. Tidur kita pun bisa lebih nyenyak. ? Jangan bagi-bagi penyakit. Jika merasa tak sehat, minta izinlah untuk tidak masuk kantor agar tidak berbagi penyakit dengan rekan-rekan sekantor.

Khawatir Anak Terlambat Perkembangannya

Dokter rifan yang baik. Putri saya (11 bulan) belum bisa merangkak tapi mengesot perut dan dada. Lalu duduk juga be lum bisa sendiri. Harus dibantu duduk. Tapi punggungnya sudah tegap bila duduk. Dok, apakah tumbuh kembang anak saya nor mal? Sebagai informasi, tb/bb anak saya adalah 70cm/9,5 kg. Priani – jakarta Ibu Priyani yang baik, seusia si kecil saat ini (11 bulan), ia semestinya sudah dapat melakukan kegiatan seperti duduk sendi ri, merangkak, berdiri berpegang an serta berjalan merambat. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab misalnya faktor kurangnya kebiasaan untuk me latihnya, faktor infeksi/gejala pasca in feksi di sistem saraf pusat, dan sebagai nya. Bila ia belum mampu melakukannya sebaik nya si kecil dibawa konsultasi ke dokter anak dan bila memungkinkan ke dokter subspesialis saraf anak agar dapat dievaluasi lebih komprehensif.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *