Main Dorong-Dorongan

Bagi anak usia dini, bermain adalah suatu proses belajar untuk merangsang kecerdasannya: melatih otot-otot, mengasah indra, mengeksplorasi dunia sekitar, menguasai bahasa, bernalar, bersosialisasi, dan mengenal diri sendiri. Permainan ringan tapi seru ini akan membuat si kecil merasa dekat dengan orangtuanya. Kedekatan ini sangat pen ting untuk perkembangan emosi ke arah stabil. CARA BERMAIN: 1. Posisikan diri Mama/Papa dan si kecil saling berhadap-hadapan, atau bisa juga Mama/Papa berdiri membelakangi anak. 2. Kemudian ucapkan, “Ayo, dorong Mama/Papa!”, “Ayo, dorong lebih keras!” 3.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Setelah itu berpura-puralah Mama/ Papa terdorong, seolah-olah dorong an anak begitu kuat sehingga Mama/Papa tak bisa menahannya. 4. Setelah beberapa langkah terdorong, berpura-puralah terjatuh; bisa jatuh ke lantai atau bersandar di dinding. Sambil berkata, “Aduh, Mama/Papa terjatuh. Dorongan Adek kuat sekali.”

Kecerdasan Yang Dikembangkan

Kecerdasan Interpersonal

Anak butuh jalinan kedekatan dengan orangtuanya. Bila kedekatan bisa dijalin dengan baik, tentu pertumbuhan ke cerdasan emosinya akan lebih kondusif. Anak melihat kalau orangtuanya begitu peduli dengan dirinya, orangtuanya punya waktu untuk bermain dengannya. Hal inilah yang membuat anak merasa disayangi, aman, dan nyaman berada di tengah tengah orangtuanya. Emosi anak akan lebih stabil sehingga dia tidak mudah rewel bila ditinggalkan orangtua.

Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Dalam permainan ini dibutuhkan kemam puan berjalan, menggerakkan tangan, dan tenaga untuk mendorong. Bila permainan ini sering dilakukan tentu akan membantu anak meningkatkan keterampilan motoriknya.

Kecerdasan Bahasa

Lewat ucapan-ucapan sederhana yang orangtua lontarkan, anak belajar beberapa kosakata. Ini sangat baik untuk perkembangan kemampuan berbahasa nya. Mungkin saja anak akan meniru kata-kata yang orangtua ucapkan sehingga secara tak langsung orangtua melatih kemampuan berbahasanya.

Kecerdasan Intrapersonal

Jika kita memperlihatkan mimik senang dalam permainan ini, anak akan belajar memahami emosi emosi, yang bisa diterapkan olehnya pada situasi yang tepat.

Kecerdasan Moral

Jika anak melihat Mama/Papa jatuh dan pura-pura sakit dengan memperlihatkan mimik sakit, maka anak akan belajar bahwa suatu perbuatan bisa menimbul kan akibat-akibat pada orang lain. Anak belajar bahwa mendorong bisa saja membuat orang lain sakit.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *