Toast dan Duel Kipas Bag10

Terakhir kali saat menggarap Arka Suta, ia bisa menghadirkan kematian Karna secara mengharukan. Karna rebah di tangan Kunti, sebagaimana Kristus rebah di lengan Maria dalam pose-pose pieta. Hal itu mengingatkan pada Retno Maruti, sang ibu yang juga biasanya membawa karyanya ke klimaks kematian menggigit. Liris. Sekaligus tragis. Kita ingat Ki Ageng Mangir dalam Sekar pembayun.

Ia duduk menghadap Panembahan Senapati, sang raja, ayah Pembayun. Ia bersimpuh. Dan panggung langsung berwarna merah. Seperti terpotong, tarian pun selesai. Sebuah akhir yang menghunjam. Tanpa diperagakan pun, kita akan tahu itu darah Mangir. Malam itu, kita melihat adegan Yuni dikepung dan Kelaswara dikeroyok. Berbagai formasi duel berjejer, diagonal, atau melingkar ditampilkan Rury.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *