Ingin Anak Kembar? Begini Caranya!

Sekalipun tak memiliki garis keturunan keluarga kembar, kehamilan ganda bisa diusahakan. Kehamilan kembar sering terjadi pada perempuan usia 30-an atau 40-an yang secara hormonal tidak stabil, sehingga kadang proses ovulasi menyebabkan lebih dari satu sel telur dilepaskan dari indungnya di saat bersamaan.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Yossi dan suami telah menikah setahun, tetapi kehamilan yang dinanti belum juga hadir. Tentu Yossi sa ngat sedih, apalagi dirinya dan suami sama-sama merupakan anak sulung, sehingga kedua orangtua mereka pun sangat merindukan hadirnya seorang cucu. Akhirnya, Yossi dan suami sepakat untuk menjalani program hamil. “Hasil pemeriksaan dokter, rahim saya tak ada masalah. Saya diberi obat untuk periode tiga bulan. Di bulan pertama, saya haid. Sempat kecewa karena belum berhasil, tapi suami selalu me nguatkan saya. Di bulan kedua, haid juga. Mesti ekstrasabar.

Di bulan ketiga, ternyata telat haid satu hari. Saya penasaran dan perasaan tak karuan. Tanpa sepengetahuan suami, saya diam-diam minta Ibu untuk membelikan testpack. Hasilnya, muncul dua garis. Kaget dan enggak percaya, saya langsung kasih tahu suami,” papar Yossi. Sorenya, Yossi dan suami langsung ke dokter. Karena Yossi baru telat haid satu hari, dokter pun menyarankannya untuk datang dua minggu lagi dan memberikannya obat plus vitamin. “Dua minggu kemudian, dengan semangat 45, kami datang lagi ke dokter. Tampak di USG ada dua bulatan.

Kami kaget begitu dibilang janin kembar sudah berusia 7 minggu! Alhamdulillah, dapat satu saja senang minta ampun, apalagi dua,” cerita Mama dari si kembar, Hawwa Salsabilla Miracle dan Hayaa Salsabilla Miracle (2,5) ini. Lain lagi dengan kisah Magdalena yang menikah awal 2011 dan tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan momongan meski bukan kembar. Setelah si sulung (anak lelaki) berusia 1,5 tahun, ia dan suami menjalani program kehami lan anak kedua, karena ingin memperoleh anak perempuan. Usai pertemuan pertama dengan dokter, dirinya langsung hamil. Namun, kehamilan kembarnya baru diketahui saat dilakukan pemeriksaan dengan USG pada kontrol ketiga.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *