Internet Ngebut dan Artinya Untuk Kita ala Fin888

Internet Ngebut dan Artinya Untuk Kita ala Fin888 – Digelarnya akses pita lebar alias broadband berdampak pada kecepatan akses internet bagi warga Indonesia. Jika program ini telah berjalan, pada 2019, dan Internet sudah ngebut, kita bisa apa? “Ngga Nggaan ini diutarakan Sri Susilowati seorang ibu rumah tangga yang juga seorang blog ger asal Bandung. Bagi mereka yang tergo ada Internet tuh rasanya mati gaya. bisa ngapa-ngapain deh.” Pernyata- — long internet savvy seperti perempuan yang akrab disapa Ncie ini, Internet sudah jadi bagian hidup sehari-hari. Kita jadi ketergantungan terhadap Internet. Tapi pertanyaannya, apakah yang biasanya kamu lakukan ketika terhubung ke Internet?

Baca timeline media sosial dan posting status? Browsing? Download musik atau film? Streaming Youtube? Mungkin kegiatan-kegiatan inilah yang paling populer ketika kita ber-Internet lewat gadget atau PC kita. Tak heran sering kali Indonesia disebut sebagai negara pengguna Facebook terbesar, begitupula Jakarta yang didapuk sebagai salah satu ibukota Twitter sebab keaktifan penggunanya. Tak heran pula jika data Akamai Technologies (sebuah perusahaan penyedia cloud) menunjukkan 83% akses Internet di Indonesia digunakan untuk kegiatan bermedia sosial. Internet produktif Tapi tahukah kamu berkat keranjingan kita ber-Internet untuk kegiatan konsumtif seperti ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tergolong gagal memanfaatkan kemajuan ICT untuk mendongkrak kesejahteraan warganya?

Mira Tayyiba, ST, MSEE (Kepala Sub Direktorat Pos, Telekomunikasi, dan Informatika, Bappenas) menyebutkan bahwa penggunaan TIK selama ini ternyata belum berdampak pada produktivitas. “Dalam kurun waktu sekitar 10 tahun, pengguna Internet di Indonesia meningkat drastis, dari 4,5 juta di tahun 2010 menjadi 60 juta di tahun 2012 (kenaikan 1300%), tapi indeks pengembangan sumber daya manusia hanya meningkat 13%,” jelas nya dalam acara The Right Time for Mobility yang digelar CHIP bersama InfoKomputer. Indonesia tertinggal dari Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Hongkong dalam pemanfaatan internet bagi warganya.

Korea Selatan menjadi negara yang paling berhasil mendongkrak status mereka dari negara berkembang jadi setara dengan negara maju. Dari sisi pemanfaatan ICT untuk kegiatan pemerintahan dan kecepatan Internetnya, Korsel selalu berada di peringkat lima besar. Padahal menurut studi World Bank (2009), Information and Communication Development, setiap peningkatan 10% dari pengguna Internet pita lebar (broadband) akan meningkatkan GDP (total produksi barang dan jasa dalam setahun) 1,38%.

Sumber : https://net89.net/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *