Jalan Terjal Microsof Menuju Sukses Berkat FIN888 Bodong Bag3

Jalan Terjal Microsof Menuju Sukses Berkat FIN888 Bodong – Peluang baru dalam cloud Satya Nadella, bos ketiga Microsoft setelah pendirinya Bill Gates dan Steve Balmer, menekankan bahwa industri IT tak berbasis pada tradisi, melainkan pada inovasi. Kalau dikaitkan dengan masa depan industri IT, aplikasi mobile computing dan coud computing semakin terkoneksi.

Redmond telah melakukan investasi miliaran dolar dalam tahun-tahun terakhir dalam infrastruktur dan produk cloud. Solusi terintegrasi yang ditawarkan Microsoft adalah seemless computer center dalam perusahaan client mereka, mulai dari hosting sampai dengan cloud service yang dioperasikan sendiri oleh Microsoft. Menurut pengamat pasar, Amazon sebagai raksasa cloud tak bergerak memiliki sasaran yang sama. Artinya, Microsoft memiliki kelebihan dibandingkan kompetitor. Analyst Oppermann melihat bahwa perusahaan software memiliki peluang yang sangat besar.

Layanan Cloud dari Microsoft penting untuk pertumbuhan, terutama dengan layanan Cloud Azure. Perusahaan tersebut dapat merambah pasar atau segmen baru. Keberhasilan dalam segmen private client dengan layanan Cloud Office 365 sebenarnya cukup membuat Microsoft puas. Di seluruh dunia, layanan tersebut digunakan 5,6 juta pengguna. Satu juta pengguna diantaranya terdaftar pada kuartal kedua 2014. Kontribusinya kemungkinan berasal dari Office versi iPad. Freemium Version dari Office-Apps telah di-download 30 juta kali hanya dalam beberapa minggu.

Pertumbuhan paling pesat dalam segmen cloud terjadi di Amerika Serikat. Di sana, cloud computing bukan hal yang aneh, jelas Analyst Peter Burghardt. Menurut kalkulasinya, layanan cloud Microsoft tak memiliki dampak besar terhadap volumen pasar yang menjadi target. Di sini, pasar Microsoft pada platform Azure dan Office 365 memang memperlihatkan adanya kemajuan.

Apabila sosialisasi tentang cloud dapat diberikan secara gencar dengan memberikan informasi yang lengkap tentang keamanannya, dalam beberapa tahun mendatang transaksi perdagangan akan berlangsung melalui dan dalam Cloud. Di sini, Microsoft bakal berhasil membuat massa saling terkoneksi. Microsoft paham sekali bagaimana pola ketergantungan tersebut berfungsi. Namun, masih terlalu dini untuk mencontoh perusahaan yang sudah established tersebut. Walau demikian, Amazon, Apple, Google dan perusahaan lain bisa belajar banyak dari Microsoft.

Sumber : https://teknorus.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *