Pengembaraan Sardono Ke Papua Bag5

Black Sun makin memperlihatkan bahwa, bagi Sardono, estetika tak terpisah dari masyarakatnya. Yang tetap diutamakan Sardono adalah unsur manusianya. Tari bukan semata-mata keterampilan bentuk, melainkan lebih memperlihatkan relasi manusia dan lingkungannya. Dalam istilah penamat tari F.X. Widaryanto, proses Sardono melatih kepekaan itu menjadi lebih penting daripada produknya. Widaryanto, yang disertasi doktornya di Institut Seni Indonesia Surakarta berjudul ”Ekokritikisme Sardono W. Kusumo: Gagasan, Proses Kreatif, dan Teks-teks”, menyatakan Sardono punya sensibilitas yang intens dengan ekologi dan budaya masyarakat karena sering hidup bersama di suatu daerah. ”Tidak banyak orang yang melakukan hal itu karena kesadaran ekologi sekarang sudah parah,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *