Para Hadirin

Para hadirin yang berbahagia….’’ Pada acara seremonial, simposium, hingga hiburan, inilah kalimat pembuka dari master of ceremony (MC) atau pembawa acara. Para pejabat juga mengucapkan kalimat serupa dengan variasi: ”Para hadirin yang saya hormati….” Sekilas, kalimat pembuka yang diucapkan MC dan pejabat itu tidak ada masalah. Bisa jadi karena seringnya diberondong kalimat pembuka semacam itu, daun telinga kita kehilangan kepekaan. Sesungguhnya ada kesalahan serius dalam ucapan salam tersebut, yakni kesalahannya terdapat pada frasa ”para hadirin’’. Kata ”hadirin” merupakan serapan dari bahasa Arab dari akar kata ”hadara”, yang artinya menghadiri. ”Hadirin” sendiri merupakan ism fa’il (kata benda pelaku) berbentuk jamak (plural).

Leave a Reply

Your email address will not be published.